Bisnis Startup

Mengenal Bisnis Startup, Contoh, dan Cara Mendirikannya

Di era modern ini, pastinya Anda sudah tidak asing dengan istilah startup? Mungkin Anda berpikir bahwa bisnis startup adalah bisnis yang bergerak dibidang teknologi dan digital. Tidak salah memang, namun karakteristik bisnis startup lebih luas. Secara literasi, startup itu artinya rintisan, dengan begitu bisnis startup berarti bisnis rintisan.

Bisnis startup adalah bisnis rintisan yang dijalankan oleh pengusaha dengan harapan dapat tumbuh berkembang dan menguasai niche market secara cepat dan dapat menjadi perusahaan yang besar di masa depan. Umumnya, bisnis startup lebih fokus pada ide-ide baru yang memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan bagi konsumen.

Apa itu Bisnis Startup?

Startup adalah perusahaan muda yang didirikan oleh satu atau lebih pengusaha yang berfokus pada memanfaatkan permintaan pasar dengan mengembangkan produk, layanan, atau platform yang layak. Ini bertujuan untuk membawa inovasi dan membangun ide dengan cepat.

Mereka memiliki ide bisnis dan ingin mengembangkan produk atau layanan unik ke pasar, dan Selama tahap awal peluncuran, startup biasanya didanai sendiri oleh anggota tim pendiri alias pemilik startup. Seiring waktu, startup yang menunjukkan banyak harapan di pasar akan menarik bagi investor, terutama pemodal ventura.

Di dunia modern, di mana setiap orang berusaha menghadirkan inovasi, ide bagus saja tidak cukup untuk membuat startup. Untuk memahami fitur dari berbagai startup dengan lebih baik, Anda perlu meninjau enam jenis Startup yang terdiri dari: Startup yang dapat diskalakan, Startup bisnis kecil, Startup gaya hidup, Startup yang dapat dibeli, Startup bisnis besar dan Startup sosial.

Perusahaan di niche teknologi sering kali termasuk dalam startup yang dapat diskalakan. Karena perusahaan teknologi seringkali memiliki potensi besar, mereka dapat dengan mudah mengakses pasar global. Bisnis teknologi dapat menerima dukungan finansial dari investor dan berkembang menjadi perusahaan internasional.

Sedangkan startup bisnis kecil diciptakan oleh orang-orang biasa dan didanai sendiri. Mereka tumbuh dengan kecepatannya sendiri dan biasanya memiliki situs yang bagus tetapi tidak memiliki aplikasi. Orang-orang yang memiliki hobi dan bersemangat untuk mengerjakan passion-nya dapat menciptakan sebuah startup gaya hidup.

Dan dalam industri teknologi dan software, beberapa orang merancang startup dari awal untuk kemudian menjualnya ke perusahaan yang lebih besar, ini disebut startup yang dapat dibeli.

Jenis startup lainnya adalah startup bisnis besar yang mana perusahaan besar memiliki umur yang terbatas karena preferensi pelanggan, teknologi, dan pesaing berubah seiring waktu. Itu sebabnya bisnis harus siap beradaptasi dengan kondisi baru. Hasilnya, mereka merancang produk-produk inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan modern.

Dan terakhir adalah startup sosial, startup ini ada meskipun ada kepercayaan umum bahwa tujuan utama dari semua startup adalah untuk mendapatkan uang. Masih ada perusahaan yang dirancang untuk berbuat baik bagi orang lain, dan mereka disebut startup sosial.

*Baca Juga: Mengenal Macam-Macam Startup Investment Indonesia

Contoh Bisnis Startup di Indonesia

Startup adalah perusahaan dengan ambisi untuk tumbuh secara nasional dan bahkan internasional. Begitu sebuah startup bergerak ke tahap berikutnya, yang disebut peningkatan, itu berkembang dengan cepat dan memiliki model pendapatan yang terbukti.

Pertumbuhan eksponensial perusahaan khas untuk peningkatan, dengan basis pelanggan, tenaga kerja, dan omset meningkat secara substansial selama beberapa tahun. Berikut beberapa contoh bisnis startup di Indonesia:

1. Carsome

Carsome merupakan salah satu perusahaan startup yang bergerak pada bidang jual beli mobil bekas online terbesar di Asia Tenggara. Hingga saat ini Casome telah hadir di beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand.

Sebagai platform jual beli mobil bekas online terbesar di Asia Tenggara, Carsome hadir sebagai solusi alternatif bagi semua orang yang ingin menjual atau membeli mobil dengan aman, transparan, dan tanpa ribet.

2. VENTENY

VENTENY Fortuna International merupakan perusahaan yang menciptakan inovasi teknologi untuk memenuhi kebutuhan karyawan melalui peningkatan kebahagiaan karyawan dan keterikatan karyawan. Inovasi ini hadir untuk mendukung percepatan kinerja dan bisnis perusahaan-perusahaan di Indonesia.

VENTENY menjadi salah satu Perusahaan startup yang sukses. Bahkan VENTENY telah beroperasi di 4 negara yaitu di Indonesia, Singapura, Filipina dan Jepang dengan pengguna lebih dari 250.000 di Indonesia dan 200.000 di Filipina.

3. EVOS Esports

EVOS Esports adalah perusahaan startup yang bergerak di bidang olahraga elektronik atau esports. Bermarkas di Jakarta, Indonesia, perusahaan ini didirikan pada tahun 2016 oleh Ivan Yeo. EVOS menjadi terkenal setelah berhasil meraih berbagai penghargaan di turnamen esports internasional dan nasional. Beberapa game yang dimainkan oleh EVOS antara lain Mobile Legends, Free Fire, Arena of Valor, dan PUBG Mobile.

*Baca Juga: Daftar Venture Capital Indonesia yang Berperan Aktif

Cara Membangun Bisnis Startup

Jika Anda ingin memulai bisnis startup, penting untuk mengetahui cara membangunnya. Dengan demikian bisnis Anda dapat berjalan hingga meraih kesuksesan dan mempertahankannya. Berikut beberapa cara membangun perusahaan startup:

1. Menemukan Ide Bisnis

Dalam membangun bisnis startup, penting untuk memiliki ide bisnis yang berlian. Idealnya bisnis straup yang di bangun harus bisa memberikan solusi yang dibutuhkan oleh pasar. Oleh karena itu, pastikan bahwa ide yang Anda usung dalam membangun bisnis memiliki potensi kuat untuk mengatasi masalah sosial yang terjadi di masyarakat.

2. Menyusun Rencana Bisnis

Setelah menemukan ide bisnis, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana bisnis Anda. Dalam menjalankan bisnis, sudah pasti Anda harus memiliki rencana ke depan, supaya bisnis dapat berjalan dengan baik. Dengan memiliki rencana bisnis, maka gambaran bisnis Anda menjadi jelas, baik itu plan jangka panjang maupun jangka pendek.

3. Mencari Sumber Modal

Dalam menjalankan bisnis startup, umumnya terdapat 6 sumber modal yang bisa Anda gunakan untuk membiayai. Modal tersebut bisa Anda dapatkan dari simpanan pribadi, kredit, pinjaman keluarga dan teman, pendapatan perusahaan, venture capital, crowdfunding, dan lembaga keuangan atau bank.

4. Membentuk Tim yang Solid

Di awal membangun bisnis startup yang perlu difokuskan adalah pembentukan tim yang solid. Yaitu, rekan kerja yang memiliki visi dan misi yang sama dengan Anda. Dengan begitu, Anda dapat menjalankan bisnis tersebut dengan baik, karena didukung oleh orang-orang yang memiliki tujuan yang sama.

5. Bangun Eksistensi Startup

Setelah bisnis telah dibuat, maka mulailah membangun eksistensi startup Anda supaya dapat diketahui oleh banyak orang. Anda membutuhkan kantor yang nyaman sebagai eksistensi offline. Lalu, untuk eksistensi online, Anda bisa membuat website dan juga media sosial yang bisa menjadi target pasar Anda.

6. Menjaga Relasi dengan Pelanggan Dan Pihak-Pihak Lain

Setiap bisnis tidak bisa berdiri sendiri, tentu saja akan membutuhkan pihak lain untuk mengembangkan bisnis mereka. Dan, Anda juga pastinya membutuhkan pihak lain sebagai relasi kerja, oleh karena itu penting untuk menjaga relasi yang baik dengan pihak lain, seperti pelanggan atau perusahaan lainnya.

Nah, itulah penjelasan bisnis startup, mulai dari pengertiannya, contohnya hingga cara membangunnya. Setiap startup tentunya membutuhkan modal untuk pendanaan awal, Indogen Capital adalah salah satu perusahaan VC yang siap memberikan pendanaan bagi startup yang berpotensi untuk berkembang.